Ulasan 4 – Kalimat 11

That such results did not occur we owe to the unsteady timber of Colonel Leavenworth.

Namun, hasil demikian itu tidak terwujud akibat perangai Kolonel Leavenworth yang tidak teguh.

Menganalisis kalimat: Karena banyak peserta yang keliru memaknai kalimat ini, mari kita bahas secara terperinci. Pertama, kalimat ini adalah kalimat inversi. Frasa “we owe” memerlukan objek, dan objek kalimat itu adalah frasa yang dipindahkan ke awal kalimat. Kalau dijadikan kalimat biasa, hasilnya:

  • We owe (the fact) that such results did not occur to the unsteady timber of Colonel Leavenworth.

Jika kalimat majemuk ini dipecah menjadi anak-anak kalimatnya, kita mendapatkan dua kalimat ini:

  • (The fact is) that such results did not occur.
  • We owe (this fact) to the unsteady timber of Colonel Leavenworth.

Makna kalimat: Menerjemahkan kalimat pertama ini mudah, bukan? “That such results did not occur” diterjemahkan menjadi “Bahwa hasil seperti itu tidak terjadi”. Jadi, pada kenyataannya, hasil yang diinginkan dan disebutkan dalam kalimat sebelumnya (carry, punish, reopen) tidak terjadi sama sekali. Ini kalimat past tense biasa, jadi fungsinya menggambarkan sesuatu yang terjadi (atau tidak terjadi) di masa lalu.

Beberapa peserta memaknai kalimat ini sebagai perandaian, misalnya:

  • Hasil tersebut tidak terjadi jika bukan atas …
  • Keberhasilan ini tidak akan tercapai tanpa …
  • Hasil yang demikian tidak akan terjadi kalau …

Dalam bahasa Inggris, perandaian seperti ini menggunakan tense lain dalam pola kalimat conditional jenis 3. Untuk memperoleh makna perandaian seperti ini, kalimatnya akan seperti ini:

  • Such results wouldn’t have occurred without … Leavenworth.
  • This success wouldn’t have been achieved if not for … Leavenworth.

Dengan memperhatikan jenis tenses yang digunakan, kita bisa menyimpulkan bahwa kalimat ini bukan perandaian.

Makna kata: Kata owe berarti “to have as a result (of)”. Contoh dari kamus: “He owes his success to chance.” Ini sama artinya dengan “He has his success as a result of chance” atau “His success is the result of chance”. Jadi, kata owe tidak selalu harus diterjemahkan menjadi berutang (budi).

Dengan makna ini, kalimat di atas berarti “We have (this fact) as a result of … Leavenworth” atau “(This fact) is the result of … Leavenworth.” Jika diterjemahkan, kalimat ini menjadi “(Kenyataan ini) terjadi karena … Leavenworth” atau “(Kenyataan ini) disebabkan oleh … Leavenworth.”

Diksi: Perhatikan bahwa kata karena merupakan kata yang netral dan bisa digunakan dalam kalimat apa saja. Kata berkat hanya dapat digunakan dalam kalimat yang bermakna positif, jadi tidak bisa digunakan dalam kalimat ini karena hasil yang diinginkan si penulis surat tidak terjadi. Kata gara-gara dapat digunakan dalam kalimat yang bermakna negatif, jadi bisa digunakan dalam kalimat ini sebagai alternatif untuk karena.

Makna kata: Salah satu makna kata timber memang kayu, tetapi kalau kita menggunakan makna ini, bukankah kalimatnya menjadi aneh? Kayu goyah apa yang digunakan Leavenworth dalam pertempuran, sehingga mereka gagal mengalahkan suku Arikara?

Kalau mendapat kalimat membingungkan seperti ini, itu tandanya kita harus memeriksa lagi makna timber di kamus, lebih baik lagi di kamus Inggris-Inggris yang tentu lebih lengkap daripada kamus Inggris-Indonesia. Dari kamus Oxford, diperoleh makna “personal qualities or character”. Jadi, rupanya kekalahan pihak si penulis itu disebabkan oleh perangai Leavenworth yang plinplan.

Merangkai kalimat: Jika diterjemahkan secara setia, keseluruhan kalimat ini menjadi:

  • Bahwa hasil demikian tidak terjadi disebabkan oleh perangai Kolonel Leavenworth yang goyah.

Kita bisa merombak kalimat terjemahan ini agar maknanya lebih mudah ditangkap pembaca, misalnya seperti contoh di awal artikel ini. Saya menggunakan kata “demikian” juga untuk menambahkan nuansa bahasa formal. Alternatif yang berterima dari peserta latihan:

  • Namun hasil yang diharapkan tidak terjadi karena ketidak-teguhan sikap Kolonel Leavenworth.
  • Namun, hasil tersebut tidak tercapai karena kepribadian Kolonel Leavenworth yang mudah goyah.
  • Hasil yang diinginkan tidak terjadi berkat sikap Kolonel Leavenworth yang tidak mantap.
  • Keberhasilan tersebut tidak dapat diraih berkat pemimpin labil, Kolonel Leavenworth.
  • Jika kita tidak dapat melakukannya, maka itu adalah akibat dari pimpinan labil Kolonel Leavenworth.

Beberapa alternatif lain yang hampir benar (mudah-mudahan lain kali sempat memeriksa kamus):

  • Namun, tujuan-tujuan tersebut gagal tercapai akibat goyahnya pasukan Kolonel Leavenworth.
  • Hasil semacam ini tidak tercapai, disebabkan oleh dukungan Kolonel Leavenworth yang tidak menentu.
  • Hasil-hasil tersebut tidak terjadi karena kayu-kayuan goyah milik Kolonel Leavenworth.
  • Kenyataan bahwa kita gagal mendapatkan hasil tersebut di atas disebabkan oleh karena kurang kokohnya kayu perahu Kolonel Leavenworth.
  • Atas kemenangan yang tak terwujud kami berutang pada benteng Kolonel Leavenworth yang rapuh.

Ulasan 4 – Kalimat 10

Suffice it to say that our assembled forces were more than ample to carry the field, punish the Arikara for their treachery, & reopen the Missouri for our venture.

Cukup kiranya dikatakan bahwa pasukan gabungan ini lebih dari cukup untuk memenangkan pertempuran, menghukum suku Arikara untuk pengkhianatan mereka, dan membuka kembali Sungai Missouri untuk usaha kita.

Diksi: Frasa “suffice it to say” maksudnya bahwa si penulis surat tidak ingin berpanjang-panjang menceritakan susunan pasukannya. Jadi, dia cukup menyampaikan intinya saja, bahwa pasukan itu lebih dari cukup untuk mencapai tujuan mereka. Saya menambahkan kata “kiranya” di sini untuk menambahkan nuansa bahasa formal. Alternatif lain dari peserta: singkatnya, bisa dikatakan, dapat dikatakan, boleh dikatakan.

Diksi: Kata assembled berfungsi menerangkan kata forces, jadi bisa diterjemahkan sebagai pasukan gabungan, kekuatan gabungan, kekuatan yang terkumpul, pasukan yang kami kumpulkan, pasukan kami yang terkumpul, kekuatan yang kami kumpulkan. Parafrase berikut ini juga bisa digunakan: gabungan pasukan, kumpulan pasukan, himpunan kekuatan , pasukan kami sebetulnya telah terkumpul.

Diksi: Frasa carry the field bisa diterjemahkan menjadi memenangkan pertempuran, menguasai medan pertempuran, membawa kemenangan.

Ulasan 4 – Kalimat 9

We also found allies (albeit temporary) in 400 Sioux warriors, whose enmity for the Arikara stems from historical grudge, the origin of which I do not know.

Kami juga memperoleh sekutu (meski sementara) berupa 400 pendekar Sioux, yang bermusuhan dengan suku Arikara akibat dendam dari masa lalu, yang asal-mulanya tidak saya ketahui.

Diksi: Kata find tidak harus selalu diterjemahkan sebagai menemukan, karena salah satu makna lainnya adalah “to obtain or acquire by effort” atau memperoleh. Jadi, frasa “found allies in 400 Sioux warriors” tidak perlu diterjemahkan secara harfiah menjadi “menemukan sekutu dalam 400 orang pendekar Sioux”. Beberapa alternatif dari peserta latihan: bersekutu dengan, mendapatkan sekutu berupa, memperoleh sekutu sebanyak.

Diksi: Beberapa alternatif yang ditawarkan untuk kata warrior adalah pendekar, kesatria, pejuang, prajurit, serdadu, tentara, orang. Saya merasa kata seperti prajurit, serdadu, atau tentara kurang tepat karena mengesankan bahwa suku Arikara memiliki angkatan bersenjata militer yang terorganisasi. Kata orang terlalu umum. Kata pejuang mengesankan ada hal yang diperjuangkan, misalnya dalam perang melawan penjajah. Mungkin kata pendekar dan kesatria dapat digunakan untuk sementara ini.

Diksi: Frasa historical grudge dapat diterjemahkan sebagai dendam sejarah, masalah masa lalu, dendam masa lalu. Frasa dendam kesumat berarti “dendam yang mendalam” dan belum mencerminkan kata historical. Kita juga tidak tahu sudah berapa lama dendam ini berlangsung dan apakah sudah bisa disebut turun-temurun, keturunan, atau sepanjang sejarah. Hati-hati juga dengan kata bersejarah karena berkonotasi bahwa dendam ini memiliki kepentingan sejarah.

Ulasan 4 – Kalimat 8

By August 9th, we confronted the Arikara with a combined force of 700 men, including 200 Leavenworth’s regulars (with two howitzers) and forty men of the RMF Co.

Pada 9 Agustus, kami telah menyerang suku Akira dengan pasukan gabungan sebanyak 700 orang, termasuk 200 tentara reguler Leavenworth (dilengkapi dua howitzer) dan empat puluh orang dari RMF Co.

Makna kata: Kata by berarti “not later than”, jadi untuk kasus ini bisa langsung diterjemahkan sebagai pada saja. Kata ini tidak bisa diterjemahkan menjadi dari, sampai, menjelang, sejak. Perhatikan bahwa si penulis sedang menceritakan hal yang terjadi di masa lalu, pada waktu sebelum dia menulis surat. Jadi, kata nanti atau akan tidak tepat digunakan dalam kalimat ini.

Diksi: Kata howitzer sudah diserap ke dalam bahasa Indonesia dan tercantum di KBBI, jadi dapat langsung digunakan (jangan lupa menghapus huruf s di belakang). Namun, jika kita merasa ada kemungkinan sebagian pembaca tidak mengenal kata ini, kita bisa menambahkan kata meriam di depannya.

Ulasan 4 – Kalimat 7

I also requested the support of our own men, who joined me (led by Capt. Andrew Henry) at great peril, from their position at Fort Union.

Saya juga meminta dukungan orang kita, yang bergabung dengan saya (dipimpin Kapten Andrew Henry) dengan ancaman bahaya, dari posisi mereka di Benteng Union.

Diksi: Frasa who joined me bermaksud bahwa setelah si penulis surat meminta bantuan dari orang-orang perusahaan, orang-orang itu kemudian bergabung dengan penulis surat.

Diksi: Frasa at great peril berarti “done with the foreknowledge or forewarning that there is implied danger, especially of loss of life, which one must accept as one’s own responsibility”. Berarti pasukan yang dipimpin Kapten Henry bergabung dengan si penulis dengan mengetahui bahwa mereka akan terancam bahaya. Beberapa alternatif untuk frasa ini: dalam bahaya besar, walau menempuh bahaya, dengan risiko besar, dengan bahaya besar terhadap diri mereka sendiri.

Diksi: Nama Fort Union adalah nama benteng, jadi sebaiknya tidak diterjemahkan menjadi Persekutuan Benteng. Kalaupun hendak diterjemahkan, sebaiknya menjadi Benteng Union saja.

Ulasan 4 – Kalimat 6

In face of this attack, I was forced to retreat downstream, while at the same time requesting the aid of Colonel Leavenworth & the US Army in responding to this clear affront to the sovereign right of US citizens to traverse the Missouri unimpeded.

Akibat serangan ini, saya terpaksa mundur ke hilir, sambil juga meminta bantuan Kolonel Leavenworth dan Tentara AS dalam menanggapi penghinaan gamblang ini terhadap hak berdaulat warga AS untuk menyusuri Sungai Missouri dengan leluasa.

Diksi: Frasa be forced to bisa diterjemahkan menjadi terpaksa atau dipaksa, tergantung konteksnya. Menurut saya, di sini kata terpaksa lebih tepat karena situasi penyerangan yang menyebabkan si penulis surat mundur ke hilir, bukan karena suku Arikara ingin dan memaksa si penulis ke hilir. Suku Arikara sih mungkin lebih suka kalau orang kulit putih enyah dari tanah mereka, bukan sekadar mundur.

Kelengkapan: Untuk kalimat ini, ada beberapa kata yang sering tidak diterjemahkan, yaitu downstream, clear, sovereign, right. Saya menganjurkan agar kita menerjemahkan secara lengkap dan tidak meninggalkan kata-kata seperti ini.

Ulasan 4 – Kalimat 5

The Arikara attacked without provocation, killing 16 of our men, wounding a dozen, & stealing back the horses they had feigned to sell to us the day before.

Suku Arikara menyerang tanpa provokasi, membunuh 16 orang kita, melukai 12 lainnya, dan mencuri kembali kuda yang pura-pura mereka jual kepada kita sehari sebelumnya.

Makna kata: Kata a dozen berarti dua belas, tidak lebih tidak kurang. Bentuk jamaknya, dozens, bukan angka pasti dan bisa diterjemahkan menjadi puluhan, tetapi di sini jelas yang digunakan adalah kata a dozen, bukan dozens.

Makna kata: Kata provocation bisa langsung diterjemahkan sebagai provokasi. Ini berarti banyak pihak RMF tidak melakukan apa pun yang dapat menimbulkan kemarahan suku Arikara, yang dapat memancing serangan tersebut.

Ulasan 4 – Kalimat 4

As you probably know by now, the men of the Rocky Mountain Fur company were attacked by the Arikara after trading in good faith for sixty horses.

Sebagaimana yang mungkin telah Anda ketahui, karyawan perusahaan Rocky Mountain Fur diserang oleh suku Arikara setelah membeli enam puluh kuda secara baik-baik.

Diksi: Kata men di sini berarti “workers”, jadi sebaiknya diterjemahkan sebagai pekerja, karyawan, atau kata semacam itu, bukan pria.

Diksi: Nama perusahaan Rocky Mountain Fur boleh diterjemahkan, boleh tidak. Namun, kalau mau diterjemahkan, kata fur tidak boleh diterjemahkan sebagai bulu saja karena dapat membingungkan pembaca. Apakah yang dimaksud feather atau animal hair? Padahal, yang dimaksudkan di sini adalah kulit bulu, yang digunakan sebagai bahan untuk membuat topi atau pakaian.

Riset: Sekali lagi, jangan abaikan kata the, yang menandakan bahwa ini bukan nama seseorang, melainkan nama sekelompok orang (misalnya the French, the Knicks). Dari Wikipedia, kita tahu bahwa Arikara itu nama suku Indian Amerika. Jadi, kita bisa menambahkan keterangan ini dan menerjemahkan the Arikara sebagai suku Arikara atau orang Arikara atau orang suku Arikara.

Ulasan 4 – Kalimat 3

By their nature these events must alter—though not deter—our venture on the Upper Missouri.

Peristiwa semacam ini pastilah akan mengubah—meski tidak menghambat—usaha kita di hulu Sungai Missouri.

Makna kata: Kata nature di sini berarti “the set of inherent characteristics or properties that distinguish something”, tidak berkaitan dengan alam. Lebih jauh lagi, menurut kamus, “If you say that something has a particular characteristic by its nature or by its very nature, you mean that things of that type always have that characteristic.”

Makna kata: Kata must di sini digunakan “to indicate inevitability or certainty”, jadi lebih tepat diterjemahkan sebagai pasti, bukan harus.

Makna kata: Kata venture di sini berarti “a business enterprise involving some risk in expectation of gain”, jadi paling tepat diterjemahkan sebagai usaha.

Riset: Kata the di depan nama tempat tidak boleh diabaikan. Ini menunjukkan bahwa nama ini bukan nama tempat atau daerah biasa, misalnya daerah Upper Manhattan di kota New York. Kata the biasanya ditambahkan di depan nama sungai atau pegunungan. Jadi, dalam terjemahan, kita harus menambahkan unsur geografi pada nama, sebagai penjelasan bagi pembaca Indonesia.

Dari Wikipedia, kita tahu bahwa Missouri itu nama negara bagian (tapi nama negara bagian tidak pernah didahului dengan the) dan nama sungai. Ditambah lagi cerita bahwa si penulis surat terpaksa mundur ke hilir, sudah jelas bahwa yang dimaksud di sini adalah Sungai Missouri, dan Upper Missouri adalah bagian hulu sungainya.

Ulasan 4 – Kalimat 2

It is my unfortunate responsibility to inform you of the events of the past two weeks.

Dengan berat hati, saya harus menyampaikan kepada Anda tentang peristiwa selama dua pekan terakhir.

Diksi: Seperti yang dibahas sebelumnya, surat ini surat bisnis yang bernada formal, jadi sebaiknya kata ganti yang digunakan juga formal, seperti saya dan Anda, bukan aku dan kau.

Diksi: Kata unfortunate di sini berarti “lamentable, sad”. Maksudnya, si penulis surat merasa tanggung jawabnya menyampaikan kabar buruk ini tanggung jawab yang berat, tidak menyenangkan. Beberapa alternatif yang menurut saya baik:

  • Merupakan kewajiban berat bagi saya untuk…
  • Merupakan kewajiban yang tidak menyenangkan bagi saya untuk…
  • Adalah sebuah beban berat bagiku untuk memberitakan…
  • Dengan berat hati saya harus memberi kabar…

Makna kata: Frasa “the past two weeks” berarti “selama dua minggu terakhir”, bukan “dua minggu yang lalu” (two weeks ago). Jadi, misalkan surat ini dibuat tanggal 14 Agustus, beberapa kejadian yang dimaksud terjadi dalam periode 1-14 Agustus, sedangkan frasa “dua minggu yang lalu” berarti semua kejadian terjadi pada tanggal 1 Agustus.

Tata bahasa: Perhatikan bahwa kata memberi tahu harus diikuti dengan orang, sedangkan kata memberitahukan diikuti dengan benda. Jadi, kalimat berikut ini benar:

  • Saya memberi tahu Anda tentang kejadian.
  • Saya memberitahukan kejadian kepada Anda.

Frasa memberitahukan Anda atau memberi tahu kejadian itu keliru. Selain itu, kata depan yang umum digunakan adalah tentang dan kepada, seperti dicontohkan di atas. Kata atas tidak umum digunakan.